Bibirmu Dower

Bergosip itu mudah namun berkata jujur itu itu sulit. Hampir semua orang pernah bergosip atau menggosip. Tapi apakah itu gossip? Menurut kamus besar bahasa Indonesia, Gosip adalah obrolan tentang orang-orang lain; cerita negative tentang orang-orang lain; atau pergunjingan.

Sesuai dengan definisi diatas sangat jelas bahwa manusia lebih senang membicarakan orang lain ketimbang membicarakan diri sendiri. Manusia sudah terlanjur lebih tertarik untuk mempergunjingkan orang lain dan seringkali obrolan tentang seseorang akan bertambah panas dan seru bila cerita itu semakin di gosok-gosok, ditambah-tambahin ceritanya.

Namanya juga gossip maka isinya adalah desas-desus, rumor dan kebohongan karena tidak mengandung unsur kebenaran atau fakta. Gossip dihembuskan biasanya adalah untuk menjatuhkan reputasi seseorang, membuat opini public untuk bersikap negative terhadap orang yang di gosipkan. Hal yang sangat menyedihkan dari gossip adalah semangat untuk menghancurkan kehidupan seseorang.

Umumnya manusia sangat tertarik mendengar gossip dan ikut serta mempergunjingkannya. Sangat sulit bagi kebanyakan orang untuk menahan bibirnya dari pergunjingan. Lihat saja disekitar kita, tatkala ibu-ibu berkumpul ngrumpi, maka dari sekian banyak topic yang mereka perbincangkan, maka paling tidak ada satu dua obrolan gossip yang mereka pergunjingkan. Namun sebenarnya bukan hanya ibu-ibu atau perempuan yang senang bergosip, laki-laki juga banyak yang senang bergosip ria. Bergosip tidak dibatasi oleh Usia, jabatan, pendidikan, latar belakang, kaya-miskin dll..itu sebabnya Tuhan mengatakan dalam hukum ke 9, “Jangan mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu..” (kel 20:16)

Mengapa senang bergosip?
Salah satu factor mengapa senang bergosip adalah karena manusia itu tidak menyadari kekuranganya. Orang-orang yang merasa diri lebih baik dari orang lain akan senang mempergunjingkan seseorang, apalagi jika dia tidak menyukai orang itu. Ada juga orang bergosip karena terbawa suasana. Pada saat dia masuk dalam lingkungan manusia-manusia penggosip maka secara tidak sadar dia terbawa arus menjadi penggosip.

Mengapa berita gossip itu sangat menarik?
Gossip sangat menarik karena memiliki daya tarik untuk menarik perhatian orang banyak. Begitu gossip berhembus, maka serentak orang-orang akan saling bertanya, “ masa sih..ah yang bener..oh..gitu ya..pantesan..dll..” dan yang hebatnya berita gossip dari mulut ke mulut akan menyebar dari sabang sampai merauke.

Skala besar kecilnya gossip dan area penyebaranya tentu tergantung sosok orang yang sedang di gosipkan. Bila dia seorang terkenal seperti pejabat Negara , artis maka berita itu akan menyebar keseluruh pelosok negeri dan akan menjadi perbincangan hangat diseluruh lapisan masyarakat, dan gossip jaman sekarang semakin mudan dan cepat tersiar seiring kemajuan teknologi yang semakin canggih.

Gossip menarik karena memiliki nilai jual yang tinggi. Lihat saja bagaimana para media televise telah menjadikan berita-berita gossip untuk mendatangkan keuntungan materi. Dengan gossip yang mereka tayangkan maka itu akan menarik masyarakat banyak untuk menyaksikannya dan ini berdampak positif bagi televise yang bersangkutan karena bisa meningkatkan rating acara mereka.

Gossip juga menarik karena dapat meningkatkan popularitas seseorang. Tidak jarang banyak orang yang sengaja membuat gossip tentang dirinya supaya dia di perbincangkan banyak orang lalu kemudian terkenal. Dan kebanyakan manusia lebih peka telinganya mendengar gossip dibanding mendengar hal-hal yang baik. Itu sebabnya gossip diibaratkan seperti sebuah bangkai busuk yang mengeluarkan bau menyengat bahkan bisa membuat orang sesak nafas.

Gossip juga menjadi menarik karena banyak orang lebih menyukai berita-berita picisan atau hal-hal yang tidak bermutu. Dengan gossip seseorang dapat memperkeruh suasana sebuah lingkungan, dengan gossip juga seseorang dapat merugikan orang lain.

Apakah akibat yang mengerikan dari sebuah gossip?
Pertama, merusak nama baik atau reputasi seseorang. Sebagai pergunjingan yang tidak benar terhadap diri seseorang, maka gossip dapat menggiring opini orang lain untuk berpandangan jelek terhadap dirinya. Misalnya seorang ibu rumah tangga di beritakan selingkuh dengan suami tetangganya. Lantas, berita itupun menjadi gossip yang beredar di lingkungan sekitar. Padahal yang benar adalah ibu rumah tangga tersebut dibonceng pulang karena kebetulan satu arah dan satu kampung.

Kedua, gossip bisa mendatangkan kerugian secara materi. Jika anda adalah seorang pedagang, atau pengusaha, maka usaha anda bisa bangkrut dan mengalami kerugian. Pernah seorang pedang makanan difitnah, bahwa daging yang digunakan adalah daging babi, maka banyak orang akhirnya meninggalkan dia dan beralih ke pedagang lain.

Ketiga, lingkungan bisa menjauhi anda. Gossip yang menimpa anda bisa berdampak pada lingkungan dimana anda tinggal. Tetangga mungkin akan menjauhi dan tidak mau lagi bergaul, bahkan anak-anak mereka akan dilarang bergaul dengan anak-anak anda, dan itu sangat menyakitkan.

Keempat, tambahkan sendiri…

Bagaimana menyikapi sebuah gossip?
Seyogianya, sebuah berita gossip haruslah ditanggapi secara bijaksana. Mendengar gossip dan menelanya bulat-bulat sama dengan seseorang yang makan kue tanpa memeriksa masa kadaluarsanya, maka akibatnya bisa sakit perut.

Demikian hal dengan berita-berita yang belum pasti kebenarannya, yang masih dalam status gossip, haruslah lebih dahulu di selidiki kebenarannya dengan mencari dan mengumpulkan berbagai fakta-fakta. Ingatlah bahwa Tuhan memberi kita akal budi supaya kita mampu menggunakan akal itu menimbang, memeriksa dan menyikapi berbagai gossip yang ada dengan cara sorgawi dan memperlakukan korban gossip dengan baik.

Sebagai orang Kristen, bagaimanakah kita menggunakan bibir kita tepat sasaran?
Artinya bagaimana kita menggunakan bibir kita dengan benar..bagaimana supaya bibir kita tidak salah bicara, tidak terlalu cepat berbicara mengeluarkan kata-kata tidak membangun!! Yakobus mengatakan, “ Setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar dan lambat untuk berkata-kata…” (Yakobus 1:19)

Memang benar, bicara itu gratis tidak perlu bayar. Anda boleh berkata-kata sepanjang hari tanpa henti sampai mulut berbusa. Lagi pula tidak ada larangan untuk tidak berbicara. Namun kata-kata anda yang gratis itu dapat berakibat fatal bagi anda. Pepatah mengatakan, “mulutmu adalah harimaumu.” Artinya kata-kata anda dapat merugikan anda sendiri. Kata-kata anda yang asal bunyi dapat berbuah malapetaka bagi anda dan orang lain. Seperti nasehat Raja salomo, “Siapa menjaga mulutnya, memelihara nyawanya, siapa yang lebar bibir, akan ditimpa kebinasaan.” (Amsal 13:3)

Anda dapat dituntut dipegadilan karena kata-kata anda, anda juga dapat dimintai ganti rugi karena kata-kata anda yang asal bunyi. Jadi, sebelum berbicara pikir dulu tujuh kali..tanyakan apakah dampak yang akan terjadi bila kita mengeluarkan kata-kata itu. Salomo mengatakan, “ Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya. “ Amsal 18:21

Alkitab berbicara tentang “Lidah.” Bagian tubuh yang kecil tapi dapat memegahkan perkara-perkara besar (Yak 3”5). Memang lidah tak bertulang, tapi bisa sangat berbahaya. Lidah itu bisa seperti api yang membakar dan menghancurkan. Lidah itu juga di gambarkan sesuatu yang buas, penuh racun yang mematikan. (Yak 3:8). Oleh karena itu kita harus dapat mengendalikan lidah kita, kalau tidak bisa bahaya..!!!

Oleh karena itu, bagaimanakah kita dapat menggunakan bibir kita dengan tepat?
Pertama, serahkanlah hati dan pikiranmu kepada Tuhan untuk disucikan oleh-Nya, sebab apa yang keluar dari bibir kita berasal dari dalam hati dan pikiran. (Markus 7:20-22)

Kedua,gunakanlah bibir kita hanya untuk menyuarakan kebenaran dan ketidak adilan. Dari pada merlibatkan diri dalam pergunjingan, sebaiknya kita mencari fakta untuk menyampaikan kebenaran dan ketidak adilan.

Ketiga, Gunakanlah bibir anda untuk memuji Tuhan.
Keempat, Gunakanlah bibir anda untuk mengucapkan kata-kata berkat kepada orang lain.
Kelima, jangan terlalu cepat berbicara. Berbicaralah pada waktu yang tepat, maka kata-kata anda akan seperti mutiara di tengah lumpur.
Keenam, tambahkan sendiri…

Heb 13:15 Sebab itu marilah kita, oleh Dia, senantiasa mempersembahkan korban syukur kepada Allah, yaitu ucapan bibir yang memuliakan nama-Nya. Pro 10:31 Mulut orang benar mengeluarkan hikmat, tetapi lidah bercabang akan dikerat.

(DP)
←   →

VISIT NOW

111

Visitor

Flag Counter
 

Copyright © 2009 by BIC Blog

Designed by Templater