Kebangkitan Yesus hanyalah konspirasi dan akal-akalan..?

Alangkah kagetnya Maria Magdalena dan Maria yang lain ketika mereka mendapati kuburan dimana Yesus di makamkan sudah terbuka. Namun yang membuat mereka lebih kaget lagi adalah ketika mayat Yesus sudah tidak ada lagi disana. Sejuta pertanyaan timbul dibenak mereka. Siapakah gerangan yang mengambil mayat Yesus..? mereka tidak habis pikir bagaimana mungkin kuburan Yesus terbuka dan mayat hilang begitu saja.

Namun kegelisahan hati mereka segera terjawab, sebab seorang malaikat datang menghampiri mereka dan memberitahukan bahwa Yesus telah bangkit. Kitab Matius 28 menceritakan bahwa telah terjadi gempa lokal yang dahsyat disekitar kuburan Yesus. seorang malaikat datang dari Sorga dan menggulingkan batu penutup kuburan Yesus. para tentara yang berjaga ketakutan dan pingsan karena tidak sanggup melihat kemuliaan malaikat itu.

Malaikat itu mengatakan kepada mereka, “ Ia tidak ada disini, sebab Ia telah bangkit, sama seperti yang telah dikatakan-Nya…” (Mat 28:5). Berita sukacita ini segera tersebar keseluruh murid-murid dan keseluruh tanah Israel dan keseluruh dunia hingga zaman kita ini. Seluruh dunia bergembira sebab Yesus telah mengalahkan Maut dan Iblis, sehingga semua orang percaya dapat menang.

Namun di samping berita sukacita itu…ternyata ada pihak-pihak tertentu yang tidak senang dan mereka kwatir mendengar berita kebangkitan Yesus ini. Siapakah mereka? Matius 28: 11-15 memberitahukan bahwa mereka yang tidak suka dengan kebangkitan ini adalan para Imam-iman. Tentu saja mereka tidak suka dengan kabar ini, sebab mereka lah yang terlibat langsung dalam penyaliban Yesus. Mereka salah satu aktor dibalik penyiksaan dan kematian Yesus.

Oleh karena itu mereka segera mengadakan rapat dan memutuskan untuk menyuap para serdadu-serdadu penjaga kubur untuk bersaksi dusta dengan mengatakan bahwa mayat Yesus telah dicuri murid-muridNya ketika mereka sedang tidur.

Tentu saja ini tidak masuk diakal…justru para imam-imam itu secara tidak langsung telah menjerumuskan para tentara itu kepada konspirasi kebohongan. Dan yang paling aneh adalah bagaimana mungkin mereka bisa tahu bahwa murid-murid yang mencuri mayat Yesus padahal mereka sedang ketiduran!!! Dalam ilmu investigasi, maka seorang reserse akan mengatakan bahwa ini sebuah kejanggalan.

Alkitab menceritakan, bahwa para tentara yang di suap itu melakukan kebohongan itu dan menyiarkannya keseluruh negeri. Kabar bohong itupun tersiar dan banyak juga orang yang percaya dengan kebohongan itu sampai sekarang. Namun sangat mudah mematahkan kebohongan itu, sebab saksi-saksi banyak yang melihat Yesus telah bangkit. Murid-murid telah melihat sendiri tubuh Yesus yang telah bangkit, mereka telah bercakap-cakap dan mereka melihat Yesus naik kesorga, dan yang penting kuburan Yesus tidak ada karena memang dia telah bangkit.

Jadi mayat Yesus tidak dicuri atau disembunyikan seseorang. Namun dia telah bangkit dari kematian, sebab Dia berkuasa melawan maut dan menang.

Yesus jauh hari sebelumnya sudah mengatakan kepada mereka bahwa Dia akan mati dan bangkit pada hari ketiga. Bahkan ratusan tahun atau ribuan tahun sebelumnya nubuatan kematian dan kebangkitan Yesus sudah diberitakan dalam kitab perjanjian lama. Nubuatan-nubuatan ini bukanya tidak dipahami para imam-iman dan ahli taurat. Mereka semua sangat paham dan tahu akan hal itu, namun prasangka buruk telah menggelapkan hati dan pikiran mereka untuk menerima kebenaran ini.

Kalau demikian, apakah makna kebangkitan Yesus bagi kita?

Kebangkitan Yesus salah satu inti dari ajaran kita. Kalau Yesus tidak bangkit dan masih dalam kubur hingga saat ini, maka sia-sialah iman kita kepada-Nya. Tidak ada gunanya lagi kita berharap pada-Nya, tidak ada artinya kita berseru-seru memanggil nama-Nya. Maka sayapun akan segera meninggalkan Dia dan tidak sudi lagi menjadi murid-Nya.

Namun karena Dia telah bangkit dan mengalahkan kematian dan mematahkan kuasa iblis, maka saya tetap percaya dan setia kepada-Nya. Yesus mengatakan, “Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati, “ Yoh 11:25.

Lebih lanjut Paulus mengatakan, “Karena kita tahu, bahwa Kristus, sesudah Ia bangkit dari antara orang mati, tidak mati lagi: maut tidak berkuasa lagi atas Dia. “Rom 6:9

Tidak ada nabi manapun, atau pimimpin agama manapun diatas dunia ini yang berani mengatakan “dialah kebangkitan dan hidup” selain Yesus sendiri..dan tidak ada pendiri agama manapun di dunia ini yang bangkit dari kematian. Tentu saja..karena mereka manusia biasa, tetapi Yesus adalah Tuhan yang memiliki kuasa ke-Ilahian yang kekal sampai selama-lamanya.

Apakah makna kebangkitan Yesus bagi kita?
Pertama, kebangkitan-Nya memberi kita harapan akan kebangkitan orang-oarng percaya. Tidak ada yang lebih ditakuti manusia selain kematian. Kematian orang-orang yang dikasihi telah menimbulkan kesedihan luar biasa. Namun kebangkitan Yesus dan janji-Nya, telah memberi kita harapan bahwa orang-orang percaya akan dibangkitakan untuk hidup kekal pada kedatangan-Nya kedua kali.

Rasul Paulus memberi nasehat, “Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit; “ 1Th 4:16

Kedua, kebangkitan-Nya memberi kita semangat baru dan hidup baru. Karena Yesus telah bangkit, maka seharusnya hidup kita semakin hari semakin lebih baik. Kita tidak lagi hidup dalam kegelapan dunia, namun terangnya yang ajaib menyinari kita. Kesenangan duniawi seharusnya juga turut mati dan bangkit menjadi manusia yang baharu.

Rasul Paulus mengatakan, “Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru. “Rom 6:4.

Ketiga, tambahkan sendiri…

Akhirnya, kiranya kebangkitan Yesus benar-benar menjadikan kita sebagai orang-orang Kristen yang diubahkan. Kita tidak perlu takut menghadapi kematian. Kematian bagi orang percaya dalam Yesus merupakan sukacita yang besar, sebab Alkitab mengatakan orang-orang yang mati dalam Kristus adalah berbahagia…

Rev 14:13 Dan aku mendengar suara dari sorga berkata, “Berbahagialah orang-orang mati yang mati dalam Tuhan, sejak sekarang ini.” “Sungguh,” kata Roh, “supaya mereka boleh beristirahat dari jerih lelah mereka, karena segala perbuatan mereka menyertai mereka.”

Pertanyaanya penting buat kita adalah, Apakah anda sudah siap mati sebagai orang percaya?

(DP)
←   →

VISIT NOW

111

Visitor

Flag Counter
 

Copyright © 2009 by BIC Blog

Designed by Templater