Niatnya Kasih Ginjal Buat Pemimpin, Malah Dipecat

Perempuan ini berusaha menyelamatkan nyawa bosnya dengan menyumbangkan satu ginjalnya tapi dia malah dipecat. Deborah Stevens, nama perempuan ini, mengatakan bahwa dia mengetahui Jacqueline Brucia memerlukan ginjal pada November 2010. Saat itu dia telah bekerja di sana tapi untuk sementara dipindah ke Florida.

Deborah mengatakan bahwa dia akan menyumbangkan satu ginjalnya. “Brucia menolak, tapi memberi tahu dia ‘Kau tak pernah tahu, saya mungkin harus menghubungi kamu mengenai tawaran itu pada suatu hari’,” isi keluhan yang disampaikan Deborah ke New York State Division of Human Rights. Singkat cerita, Brucia pun meminta tolong padanya. Ginjal Deborah tak cocok buat Brucia, tapi dia setuju untuk menyumbangkannya kepada orang asing di St. Louis, Missouri, sehingga membentuk rantai pencangkokan yang memungkinkan Brucia menerima ginjal yang cocok dari seorang donor di San Fransisco.

Para ahli bedah mengangkat ginjal kiri Deborah pada Agustus dan kembali bekerja sekitar setengah bulan kemudian. Operasi itu menimbulkan kerusakan pada syaraf kaki kirinya, gangguan pencernaan dan masalah kesehatan mental. Namun, ketika dia minta cuti sakit, dia malah dicaci maki dan dipaksa pindah ke divisi yang kurang dia senangi. Sementara itu, Brucia jadi ketus dan tak acuh. Pada 11 April, perusahaan tersebut memecat dia, dengan alasan prestasi.

“Klien saya adalah seorang perempuan baik yang berusaha menyelamatkan nyawa dan segera setelah ia melakukan itu, semuanya berubah,” kata pengaracara Deborah, Lenard Leeds. Deborah juga mengatakan bahwa mantan bosnya di Atlantic Automotive Group, menuduh dia sebagai penyebab catat yang dideritanya dan timbulnya komplikasi akibat operasi itu. Karena itu, Deborah berencana menuntut perusahaan tersebut karena ia kehilangan mata pencarian serta menderita kerugian.

(Kompas)
←   →

VISIT NOW

111

Visitor

Flag Counter
 

Copyright © 2009 by BIC Blog

Designed by Templater