Dosa-Dosa Percabulan

Tuhan sungguh adalah Allah yang teliti dan sangat perduli dengan umat-Nya, Sebelum bangsa Israel masuk ke dalam tanah perjanjian, Tuhan telah memberikan ketetapan-ketetapan dan juga peringatan-peringatan. Tuhan tahu bahwa sebagai manusia, sangatlah mudah untuk kita mengikuti orang lain, baik itu gaya hidup mereka, apa yang mereka lakukan, apa yang mereka sembah, apa yang mereka makan dan sebagainya. Tuhan juga tahu bahwa juga tidaklah mudah untuk meninggalkan kehidupan yang lama. Maka dari itu Ia memberikan ketetapan-ketetapan-Nya sebagai panduan dan pimpinan bagi Israel untuk dapat hidup benar. Tuhan juga memeringatkan mereka akan hal-hal yang buruk, jahat dan tidak kudus yang di lakukan oleh lingkungan mereka dalam perbudakan dan juga dalam lingkungan orang-orang di mana mereka akan tinggal nanti, yakni di tanah Kanaan. Sungguh Tuhan kita adalah Tuhan yang sangat perduli.

Tuhan memeringatkan Israel agar mereka tidak masuk ke dalam dosa percabulan atau perzinahan dalam bentuk apapun. Tuhan memberikan banyak kemungkinan akan perzinahan atau percabulan yang mungkin kita lakukan dari percabulan antar keluarga atau kerabat sendiri, seperti dengan ibu sendiri, dengan anak sendiri, dengan tante, dengan menantu dan sebagainya. Tuhan juga berbicara tentang percabulan antara lelaki dengan lelaki, dan percabulan dengan binatang. Sebab sangat besar dosa percabulan dan perzinahan di bangsa Mesir dan di bangsa Kanaan, Tuhan telah memberitahukan kepada Israel dahulu akan apa yang harus mereka hindarkan.

Terlebih lagi, Tuhan menaruh semua dosa-dosa ini bersamaan dengan persembahan anak kepada Molokh. Persembahan ini dilakukan dengan membakar anak-anak di depan dewa Molokh dan ini sangatlah keji. Jika Tuhan menaruh kekejian ini di antara dosa-disa percabulan, bukankah ini berarti bahwa dosa percabulan sama kejinya dengan mempersembahkan anak kepada Molokh? Oleh karena itu, marilah kita berhenti dan hindari dosa-dosa percabulan yang ada di dunia ini.

Tentunya, Tuhan tidak membiarkan kita memakai kekuatan kita sendiri untuk menghindari dan menolak dosa-dosa percabulan di dunia ini. Tuhan memberikan jalan keluarnya, yaitu dengan cara memfokuskan kehidupan kita akan ketetapan-ketetapan yang Tuhan berikan kepada kita. Jika kita hidup sesuai dengan Firman dan Kebenaran Tuhan dan jika kita fokusnya kepada Tuhan, maka kita akan memiliki hidup dan kita akan memiliki kekuatan untuk tidak melakukannya. Tetapi tentunya semuanya itu tetap pilihan kita dan biarlah kita memilih pilihan yang benar setiap harinya, setiap saatnya. Jadi, marilah kita pegang ketetapan Tuhan dan jauhkanlah diri dan marilah kita bertobat dari dosa-dosa percabulan yang mungkin masih kita lakukan.

(IFGF GISI)
←   →

VISIT NOW

111

Visitor

Flag Counter
 

Copyright © 2009 by BIC Blog

Designed by Templater