Pemerintah Vietnam Tangkap 3 Pria Kristen

Pemerintah Vietnam menangkap tiga orang pria suku asli minoritas Kristen di dataran tinggi pusat dengan alasan "aktivitas anti-negara”, demikian tulis media setempat, Rabu (9/5).

Para pria dari suku Ede dan Gia Rai ini dituduh "merusak persatuan politik nasional" di pusat provinsi Gia Lai.

Trio yang diidentifikasikan sebagai Runh, Byuk dan Jonh tersebut dikabarkan merupakan anggota kelompok bersenjata FULRO.

Didirikan pada 1950, FULRO atau kepanjangan dalam bahasa Indonesianya Front Pembebasan Ras Tertindas, berjuang bertahun-tahun untuk mendirikan negara merdeka bagi suku minoritas dataran tinggi pusat.

Pada saat perang Vietnam, mereka merupakan pihak dalam negeri yang mendukung Amerika Serikat dalam Perang Vietnam.

Sementara itu, The Daily Star dalam laman beritanya menuliskan bahwa suku asli minoritas Kristen di Vietnam sejak lama mengalami penganiayaan dari pemerintah setempat. Tanah leluhur mereka pun banyak disita dengan paksa (cenderung represif). Oleh karena itulah, 2000 dari suku tersebut melarikan diri ke Kamboja selama kurun waktu 2001-2004.

Vietnam sendiri adalah sebuah negara satu partai, dimana masyarakat mayoritasnya beragama Budha. Meski pemerintah mengakui negara terbuka, tetapi kegiatan keagamaan sendiri tetap di bawah kontrol negara.

(Dailystar)
←   →

VISIT NOW

111

Visitor

Flag Counter
 

Copyright © 2009 by BIC Blog

Designed by Templater