Tak Mau Kehilangan Kesempatan

Ernest Clayton Walker Jr lahir di Beaumont, Texas, pada 19 Agustus 1969 dari orangtua bernama Ernest dan Danna Walker, sebuah keluarga sederhana. Ia anak pertama dari lima bersaudara. Waktu usianya sembilan tahun ayahnya memberi hadiah gitar. Sejak itu ia tak lepas dari alat musik tersebut, memainkannya, dan mencoba mencipta lagu.

Ketika usianya menginjak 15 tahun ia mulai ikut kompetisi nyanyi. Namun nasibnya masih belum beranjak. Ia tetap harus membanting tulang membantu keluarga. Sambil sekolah malamnya bekerja sebagai juru ketik di sebuah motel. Kondisi itu tak memupus harapannya untuk menjadi penyanyi country. Bahkan ia terus mencari cara agar mimpinya tercapai. Misalnya, ia mengirimkan rekaman lagu hasil ciptaannya ke studio radio untuk diperdengarkan pada publik. Meski lagunya dianggap bagus, radio itu tak bersedia memutar lagu ciptaannya.

Tamat SMA tekadnya makin bulat.Untuk mencapainya ia susun target, seperti menuliskan lima tahun ke depan ia harus jadi apa. "Saya petakan bagaimana caranya agar bisa punya album sendiri, bagaimana pakaian yang harus dikenakan band saya, dan sebagainya," ia mengungkapkan rencananya.

Sayangnya rencana tak mudah dicapai. Ia malah bekerja di pabrik ban. Namun saat usianya memasuki 19 tahun ia memberanikan diri menjajakan suaranya dari bar ke bar sampai akhirnya mendapat kontrak sebagai penyanyi tetap bar Neon Armadillo, di Beaumont, Texas.

Suatu kali di tahun 1992, ia sedang manggung dalam suatu kesempatan. Entah kebetulan atau bagaimana di antara penonton hadir James Stroud, seorang produser dari perusahaan rekaman terkenal, Giant Record. Walker mengenalinya. Ia pun berusaha tampil maksimal agar menarik perhatian. Namun setelah beberapa lagu rupanya Strout kurang berkesan dengan penampilan Walker. Ia lalu pergi.Untungnya Walker bisa menyelesaikan lagu terakhirnya dan sempat mengejar Stroud hingga ke limosinnya. "Saya tak boleh kehilangan dia," katanya.

Ia mengetuk kaca jendela limosin Stroud. "Apa semuanya baik-baik saja?" tanyanya pada Stroud. Menurut Walker, Stroud bilang baik-baik saja.

Namun dengan pengejaran itu Walker telah membuka pintu suksesnya. Tak berapa lama kemudian ia sudah membuat album pertamanya di bawah arahan Stroud. Dan pilihan Stroud tak salah. Dari album berjudul Clay Walker ini tiga lagu di antaranya "What's It to You", "Live Until I Die" dan "Dreaming with My Eyes Open" bergiliran menduduki tangga lagu pertama. Sejak saat itulah Walker berkembang menjadi bintang musik country. Tak hanya itu, sejumlah pengamat musik memberi apresiasi lebih tentang penyanyi ini. Walker disebutkan memiliki karakter khas yang dianggap sangat kental dengan jenis musik ini baik suara, gaya, hingga cara berpakaian. Bahkan penampilannya menjadi trend setter musik country.
←   →

VISIT NOW

111

Visitor

Flag Counter
 

Copyright © 2009 by BIC Blog

Designed by Templater