Benarkah Adolf Hitler Meninggal Di Indonesia?

Banyak orang mempercayai bahwa Adolf Hitler diyakini tewas bunuh diri di sebuah bunker di Berlin pada 30 April 1945. Apakah itu semua benar? Dalam Daily Telegraph, Senin 28 September 2009, Program History Channel Documentary Amerika Serikat menyatakan bahwa tengkorak milik Adolf Hitler yang disimpan Rusia bukan milik pemimpin NAZI tersebut. Penemuan ini, menguatkan kembali teori konspirasi bahwa Adolf Hitler tidak mati pada 1945. Dia diduga melarikan diri dan mati di usia tua. Ada yang mengatakan Adolf Hitler meninggal di Indonesia.

Adolf Hitler Di Pulau Sumbawa?
Dr Sosrohusodo, seorang dokter lulusan Universitas Indonesia yang pernah bertugas di kapal yang dijadikan rumah sakit bernama ‘Hope’ di Sumbawa Besar menceritakan pengalamannya bertemu dengan dokter tua asal Jerman bernama Poch di Pulau Sumbawa Besar tahun 1960. Poch adalah pimpinan sebuah rumah sakit terbesar di pulau tersebut.

Dia mengatakan dokter tua asal Jerman yang dia temui dan ajak bicara adalah Adolf Hitler di masa tuanya. Bukti-bukti yang diajukan seperti menyeret kaki kirinya ketika berjalan, tangan kiri dokter Jerman itu selalu bergetar. Dia juga punya kumis vertikal dan kepalanya botak. Kondisi ini diyakini mirip dengan gambaran Adolf Hilter di masa tuanya, saat bertemu dengannya di tahun 1960 orang yang diduga Hitler berusia 71 tahun. Dr Sosrohusodo mengatakan bahwa dokter asal Jerman itu sangat misterius. Tidak mempunyai lisensi untuk menjadi dokter, bahkan tak punya keahlian tentang kesehatan.

Persamaan Ponch Dan Adolf Hitler

Dalam buku Biografi Adolf Hitler karangan Heinz Linge yang diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia oleh Try Budi Satria, halaman 59 menyebutkan bahwa “Sejumlah orang Jerman tahu Adolf Hitler menyeret kakinya saat berjalan, penglihatannya makin kabur, rambutnya tak lagi tumbuh. Kala perang makin berkecamuk dan Jerman terus dipukul kalah, Hitler menderita kelainan syaraf.” Di buku tersebut juga menyebutkan bahwa tangan kiri Hitler selalu bergetar sejak pertempuran Stalingrad (1942 -1943).

Poch selalu memuji-muji Adolf Hitler. Dia juga mengatakan tak ada pembunuhan di Auschwitz, kamp konsentrasi yang diyakini sebagai lokasi pembantaian orang-orang Yahudi. Dr Sosrohusodo pernah memeriksa tangan kiri Poch yang selalu bergetar. Saat menanyakan kapan gejala ini mulai terjadi, Poch lalu bertanya pada istrinya yang lalu menjawab, “Ini terjadi ketika Jerman kalah di pertempuran dekat Moskow. Saat itu Goebbels mengatakan padamu bahwa kau memukuli meja berkali-kali.” Goebbels yang disebut istri Poch diduga adalah Joseph Goebbe, menteri propaganda Jerman yang dikenal loyal dengan Adolf Hilter. Istri Poch yang diduga Eva Braun, beberapa kali memanggil suaminya ‘Dolf’.

Konspirasi Adolf Hitler Mati Di Indonesia

Poch (Adolf Hitler) meninggal pada 15 Januari 1970 pukul 19.30 di Rumah Sakit Karang Menjangan Surabaya karena serangan jantung, dalam usia 81 tahun. Dia dimakamkan sehari kemudian di daerah Ngagel. Sementara istrinya yang asal Jerman pulang ke tanah airnya, Poch diketahui menikah lagi dengan wanita Sunda asal Bandung berinisial S. Dia diketahui tinggal di Babakan Ciamis. S juga melihat suaminya mencukur kumis dengan gaya mirip Adolf Hitler. Ketika dia bertanya, suaminya menjawab, “jangan bilang siapa-siapa.”

Buku catatan Poch berisi dua kode J.R. KepaD No.35637 dan 35638, kode simbol lelaki dan perempuan. Ada juga tulisan yang diduga rute pelarian Hitler yakni B (Berlin), S (Salzburg), G (Graz), J (Jugoslavia), B (Belgrade), S (Sarajevo), R (Rome), sebelum Poch ke Sumbawa Besar. Hingga saat ini apakah Adolf Hitler tewas di bunker, di Argentina, Brazil, atau Adolf Hitler meninggal di Indonesia, belum bisa dipastikan.

(Berbagai sumber)
←   →

VISIT NOW

111

Visitor

Flag Counter
 

Copyright © 2009 by BIC Blog

Designed by Templater