Umat Kristen Korsel Berdoa Agar Konser Gaga Batal

Jika di Indonesia, ada ribuan orang yang mengantri tiket untuk bisa menonton Super Junior (Suju) yang berasal dari Seoul, Korea Selatan, saat ini di Seoul sendiri ada ratusan orang yang juga berkumpul. Mereka bukan untuk mengantri tiket, tapi untuk protes terhadap konser yang akan dilakukan Lady Gaga pada 27 April mendatang.

Diva pop asal Amerika Serikat ini memang sering mendapat cibiran bahkan penolakan. Wanita yang bernama lengkap Stefani Joanne Angelina Germanotta itu sebenarnya sudah tiba di Seoul Jumat (20/4) tadi atau tepat 1 minggu sebelum tampil pada Jumat (27/4) mendatang. Namun konsernya bisa saja batal karena ada 300 umat Kristen yang berkumpul dan mendoakan agar konser tidak terlaksana.

“Kami akan meminta kepada Tuhan agar menggagalkan rencana konser tersebut sehingga homoseksualitas dan pornografi tidak menyebar di negara ini,” kata Kang Ju-Hyun, salah seorang penyelenggara acara doa bersama yang menolak konser Lady Gaga di negertinya. Menurutnya, beberapa kelompok aktivitis gereja lain juga akan melakukan demo menolak Lady Gaga di depan kantor Hyundai Card, perusahaan kartu kredit yang mensponsori konser Gaga.

Minggu lalu, Kang memasang beberapa spanduk yang menuduh Gaga telah menyebarkan budaya seks tidak sehat melalui lirik lagu dan penampilannya yang cabul. Spanduk-spanduk yang dipasang di beberapa sudut jalan di Seoul itu akhirnya diambil oleh petugas pemerintah kota. Pemerintah sendiri telah menetapkan para penggemar yang boleh datang nanti harus berumur 18 tahun ke atas. Setelah konser 27 April nanti, Gaga rencananya juga akan menggelar pertunjukan di beberapa negara Asia termasuk Jakarta pada tanggal 3 Juni.

Korea Selatan pernah mengalami pertumbuhan iman Kristen secara besar-besaran sehingga sebagian besar penduduk di sana banyak yang menganut Kristen meskipun ada yang tetap menganut agama lain. Umat Kristen di Korsel berani menyuarakan apa yang menjadi iman mereka dan menentang sesuatu yang mereka anggap tidak benar atau tidak sesuai dengan iman mereka. Kita pun harus berani mengatakan kebenaran dan iman yang kita percayai.

(jawaban)
←   →

VISIT NOW

111

Visitor

Flag Counter
 

Copyright © 2009 by BIC Blog

Designed by Templater