Tips Memilih Kemeja Pria

Pria bagaimanapun juga perlu untuk memperhatikan penampilan. Pemahaman akan penampilan perlu juga ditunjang dalam pemilihan pakaian. Meskipun pria cenderung lebih bebas memilih pakaian dengan model terbaru, namun perlu kenali juga postur tubuh, dan juga karakter dalam diri yang ingin ditonjolkan.

Kemeja dengan model terbaru mungkin cocok untuk dikenakan, namun apabila Anda seorang pria yang ingin sedikit tampil berbeda perlu Anda perhatikan bahan dari kemeja yang akan Anda beli. Bagian kerah barankali marupakan bagian yang jarang diperhatikan saat akan membeli kemeja, namun sebenarnya bagian ini adalah bagian penting yang menjadi penentu penampilan Anda.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah pergelangan. Manset ataupun cuff dengan berbagai macam ukuran akan mempengaruhi tingkat kenyamanan Anda saat mengenakannya, terlebih apabila Anda juga akan mengenakan arloji kesayangan hal ini perlu juga menjadi perhatian.

Kenyamanan dalam mengenakan kemeja juga dipengaruhi oleh bahan. Tebal tipis bahan dan juga teksturnya akan mempengaruhi kenyamanan Anda. Terlebih perlu juga diperhatikan kondisi musim ketika hendak mengenakannya, karena akan berefek terhadap tubuh Anda. Hal lain yang juga tak kalah penting yakni model, dimana seorang pria akan memilih pakaian dengan ukuran yang pas dengan tubuhnya tidak terlalu longgar dan juga tidak terlalu ketat.

Motif kemeja perlu diperhatikan, terlebih motif kemeja berkaitan dengan acara yang hendak Anda kunjungi. Motif garis, baik vertical ataupun horizontal, juga kotak-kotak akan lebih cocok untuk acara semi formal dimana Anda akan terlihat casual namun tetap smart. Untuk acara formal, akan lebih baik Anda mengenakan model kemeja lembut dengan motif yang samar sehingga bisa dipadukan dengan jas. Kombinasikan dengan dasi berwarna selaras dan sepatu sehingga Anda dapat tampil sempurna untuk acara tersebut.

Pemilihan pakaian untuk acara-acara special tentu akan lebih baik saat Anda meminta pendapat pasangan atas penampilan Anda. Sehingga pasangan Anda pun bisa memilih pakaian yang serasi untuk ia kenakan bersama Anda dalam acara-acara special.

(landscapist)

Pria Tempatnya Bakteri

Menjadi lelaki harus siap dengan jumlah bakteri yang lebih banyak dibandingkan dengan perempuan. Hal ini sesuai dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Scott Kelley, seorang ahli biologi di San Diego State University mengungkapkan dua hipotesis, mengapa bakteri lebih banyak ditemukan pada pria.

Penelitian yang dirilis kembali oleh National Geographic Indonesia menyatakan bahwa penelitian yang dilakukan oleh Scott Kelley, Pertama menurut Kelly, yakni mengenai kebersihan. Anggapan bahwa pria lebih jorok dibanding perempuan ternyata tidak dapat dielakkan. Penelitian terdahulu menunjukkan jika kaum pria ternyata lebih jarang mencuci tangan dan menggosok gigi mereka daripada kaum perempuan.

Kelly menegaskan selain menyebabkan penyakit seperti influenza yang sering menyebar di sekitar kita, bakteri kantor tidak perlu ditakuti. “Saya tidak ingin orang-orang takut dengan kantor mereka sendiri,” ujar Kelly.

Sebuah penelitian baru menyatakan lebih dari 500 jenis bakteri ditemukan di sebuah kantor di Amerika Serikat. Penelitian sebelumnya menyebutkan jumlah bakteri yang sama juga ditemukan di sebuah kamar mandi dan pesawat terbang.

Berita ini harus menjadi perhatian seluruh lelaki di dunia. Hal ini menyangkut kebiasaan yang dimiliki oleh lelaki. Kebersihan merupakan faktor utama dalam menjaga kesehatan. Kebiasaan yang baik akan menghasilkan sesuatu yang baik. Terlepas dari manfaat dan mudharat dari bakteri, para lelaki harus menjadikan dirinya sebagai manusia yang memberikan kebiakan bagi semua orang. Berdasarkan hasil penelitian ini, jangan sampai lelaki yang ada di dunia ini menjadi biang dari perkembangbiakan bakteri.

Penelitian ini juga menjadi rambu-rambu bagi perempuan untuk meningkatkan kewaspadaannya terhadap lelaki. Apalagi bagi perempuan yang sudah menikah, maka mengingatkan suaminya untuk meningkatkan kebersihan menjadi sesuatu yang mutlak dilakukan. Suami-istri tidak bisa lagi saling mengabaikan segala sesuatu yang berhubungan dengan kebersihan. Sebab, bakteri umumnya merupakan sumber dari berbagai penyakit. Dan umumnya penyakit yang bersumber dari bakteri akan mudah menyebar.

“Karena manusia adalah sumber utama bakteri di kantor, jadi kitalah salah satu yang terus-menerus menyebarkan kontaminasi pada lingkungan kita sendiri. Secara umum ini bukanlah masalah. Namun, di tempat-tempat seperti rumah sakit dan panti jompo, bahkan bakteri yang tidak berbahaya sekalipun akan menjadi masalah,” kata Kelly.

(jejakicai)

7 Alasan Kenapa Pria Suka Menyembunyikan Perasaannya

Bukan merupakan hal yang asing bagi setiap orang dewasa bahwa kebanyakan pria enggan mengungkapkan semua perasaan yang ada di dalam hatinya. Ada berbagai macam alasan yang setiap pria miliki.Nah, jika dalam posting sebelumnya kenzoo pernah hadirkan tentang Inilah Isi dalam Otak Dan Pikiran Pria, maka info untuk anda kali ini kenzoo mencoba hadirkan beberapa alasan kenapa pria enggan curhat.

Pria merasa rentan
Kebanyakan pria enggan "telanjang jiwa" mereka dan berbicara tentang perasaan batin mereka, Emosi, ketakutan, mimpi dan harapan karena mereka merasa bahwa hal tersebut akan membuat mereka rentan. Inilah sebabnya mengapa mereka berpegang teguh pada perasaan terdalam mereka dan tidak mau membuka diri.

Pria kurang emosional dari pada wanita
Wanita cenderung berpikir ingin berbagi perasaan mereka yang terdalam dengan orang yang mereka cintai. Mereka sangat emosional dan ingin mengungkapkan keinginan hati mereka secepat mungkin. Namun, pria tidak seperti ini. Mereka cenderung membenci pemikiran menumpahkan pikiran mereka kepada siapa pun! Mereka cenderung kurang emosional dan lebih reserved.

Pria takut dianggap sebagai banci
Terkadang seorang pria merasa bahwa jika ia mengatakan kepada semua wanita - harapannya, ketakutan, mimpi dan aspirasi, maka ia bisa terlihat seperti banci atau bahkan bodoh. Dia merasa malu karena memikirkan menyuarakan perasaannya dengan mudah. Hal ini membuat pria enggan berbagi pikiran dengan siapapun.

Pria perlu merasa independen
Itu wajar bagi pria untuk merasa independen dan "kuat". Pikiran pelepasan beban perasaannya yang terdalam dan ketidakamanan akan membuatnya sebagai "lemah dan rentan" seperti orang lain! Dorongan alami untuk tetap independen dan lebih kuat dari orang lain akan menghentikan dia tidak terlalu terbuka.

Pria harus percaya dahulu
Wanita melakukan dengan insting dan naluri. Jika dia merasa seperti berbicara, dia akan! Ini tidak begitu dengan pria yang perlu kepercayaan dahulu! Hanya jika ia merasa bahwa ia bisa mempercayai seorang wanita yang cukup untuk membiarkan dia tahu segalanya tentang dia, dia akan membuka diri dan menelanjangi jiwanya. Jika ia tidak sepenuhnya percaya padanya, ini tidak akan membuat pria mengakui semua perasaan yang ada padanya!

Pria perlu diyakinkan tentang perasaan Wanita
Sama seperti pria perlu percaya dahulu istrinya implisit dan sepenuh hati sebelum ia dapat membuka diri dan berbagi perasaan, pria juga perlu tahu apakah wanita itu mencintai dia dan mempercayai kembali. Kemudian pria akan terdorong dan termotivasi untuk menceritakan hal-hal pribadinya jika hal itu telah dia dapatkan.

Mereka enggan menyerahkan diri pergi
Pria secara alami lebih enggan untuk menyerahkan diri karena mereka perlu tahu bahwa dengan berbuat demikian, mereka tidak akan menghadapi semacam penolakan. Kecuali sampai pria yakin bahwa mereka akan diterima dan dicintai oleh orang yang dia suka. Pria akan menolak untuk membuka jika belum yakin akan hal tersebut.

Memahami Kembali Peran Suami

Suami bagaimanapun merupakan kepala keluarga, dan memiliki tanggung jawab besar dalam memimpin serta menjaga keluarga. Ketika seorang suami kurang memiliki peran di dalam keluarga akan muncul fenomena suami takut istri. Karena ketika peran istri lebih dominan dalam sebuah rumah tangga, bahkan menjadi sangat penting meskipun pada dasarnya kedua belah pihak memiliki peran yang sama, maka akan terjadi ketimpangan yang seringkali mengarah kepada konflik rumah tangga. Pemahaman ini penting karena merupakan salah satu dari hal-hal dasar yang diperlukan dalam pernikahan.

Pada pemahaman tradisional sebuah pernikahan, peran masing-masing telah didefinisikan secara jelas seperti posisi laki-laki yang seharusnya dominan dalam rumah tangga. Seorang suami bertanggung jawab sebagai pencari nafkah dan haknya pun jelas, diantaranya sebagai pengambil keputusan hingga hak-haknya dilayani oleh istri. Peran istri akan cenderung sebagai pengikut, yang patuh dan tunduk kepada keputusan suami sehingga dependency level (tingkat ketergantungan) sangat tinggi. Sehingga adalah wajar kondisi “istri takut suami” dalam masyarakat.

Banyak penjelasan terkait fenomena ini sebagaimana dikuak oleh Hira Yuki Molira, M.Psi pakar psikologi Dwipayana Bandung.

Pergeseran nilai tradisi
Perkawinan yang didasarkan cinta dan prinsip demokratis telah mendorong adanya keterlibatan pasangan dalam membagi tanggung jawab, sehingga peran kedua pasangan akan lebih beragam dan bervariasi antara masing-masing rumah tangga. Barangkali masih banyak rumah tangga dengan nilai-nilai tradisional yang ketat, sedangkan yang lain melakukan penyelarasan antara nilai tradisional dan modern, sedangkan beberapa yang lain menganut aturan modern.

Dominasi diantara keduanya
Sifat dan tanggung jawab kedua pasangan dalam membentuk model kehidupan rumah tangga sangat ditentukan terhadap peran keduanya mengambil tanggung jawab. Selain itu pemahaman akan fungsi dan peran keduanya sekaligus penghargaan terhadap pasangan akan sangat dipengaruhi juga oleh karakteristik kepribadian. Seorang suami akan sulit mengambil keputusan ketika tinggal dalam kondisi rumah tangga yang overprotective oleh istri, dan dirinya akan sulit mengambil inisiatif bahkan cenderung menunggu dan selalu mengalah. Meskipun demikian belum tentu kondisi ini akan menjadi masalah dalam kehidupan perkawinannya. Kembali lagi bahwa pemahaman pasangan terhadap kelebihan dan kekurangannya serta penerimaan terhadap apa yang dimiliki pasangannya sangat menentukan jalannya perkawinan, sehingga keduanya akan saling melengkapi dan menutupi kekurangan pasangannya

Evaluasi dan introspeksi terhadap peran
Suami yang tertekan terhadap istri perlu melakukan evaluasi. Problem ketimpangan karir dan mindset merendahkan diri dihadapan istri bisa jadi menjadi alasan yang melatar belakangi. Perlunya bersikap dan berpikir bahwa keduanya merupakan partner yang sejajar akan membantu untuk mengikis ketidak percayaan diri dan mendorong untuk berani mengkomunikasikan kepada istri. Keduanya pun harus saling memahami serta berani untuk melakukan negosiasi, tentunya dengan suasana rileks dan santai. Keterbukaan akan menjadi kunci dalam menghadapi permasalahan ini.

Sedangkan istri juga perlu untuk lebih peka terhadap perannya dan waspada pada dominasi sikapnya yang membuat suami merasa tidak nyaman. Perlunya melihat dari sudut pandang suami dan membicarakan apa yang sebenarnya dia perlukan agar dapat memahami permasalahan yang dihadapi akan sangat vital. Keterbukaan menjadi kunci pula bagi keduanya agar terjalin peran mutual dalam menjalankan bahtera rumah tangga yang diharapkan menjadi surga bagi keduanya di dunia dan sarana ibadah untuk akhirat.

Pria Senang Kalau Wanita Cemburu

Barangkali pria jenuh dengan sikap wanita yang terlalu pencemburu. Tapi tahukah Anda para wanita, sesungguhnya pria menyukai momen dimana wanita merasakan cemburu, karena itu suatu saat ia akan membuat Anda cemburu untuk kesekian kalinya. Agak runit memang, tapi hal tersebut karena ia menyukai porsi cemburu Anda yang tepat dan tidak berlebihan.

Bagi pria, porsi cemburu yang seringkali ada pada wanita layaknya sepert ukuran rasa sayang terhadapnya. Hal ini bisa jadi semacam ujian yang dilakukan pria terhadap wanitanya. Beberapa hal yang biasa ia gunakan agar Anda merasa cemburu adalah cerita tentang mantan di masa lalunya. Walaupun ada sebagian pria bijaksana yang berkomitmen untuk tidak menceritakannya karena masalahnya bisa menjadi besar jika si pihak wanita punya cara pandang sendiri untuk menyikapinya. Kondisi ini juga menjadi penilaian baginya apakah dia bersungguh-sungguh?

Cara lain yang seriang ia lakukan adalah mencoba menrik perhatian Anda dengan cerita wanita menarik di sekitar lingkungannya misalnya di tempat kerja atau di sekitar rumahnya. Dia pasti akan mengamati reaksi Anda dan berharap Anda marah karena cemburu. Sedikit sekali bahkan jarang ketertarikan pria pada objek yang diceritankannya jika ia berniat membuat Anda cemburu. Hal tersebut dikarenakan mungkin pria akan langsung mendekati wanita itu tanpa harus berbasa-basi membuat Anda cemburu.

Anda boleh cemburu karena itu pasti akan membuatnya senang dan semakin yakin dengan perasaan Anda padanya. Tapi hindarilah marah yang berlebihan karena itu bukanlah sebuah target yang diharapkan pasangan Anda. Tepis kecurigaan Anda tentang kemungkinan dia akan berselingkuh. Barangkali ia hanya ingin mendapatkan sedikit perhatian Anda. Maka terkadang caranya sedikit aneh dengan mencoba membuat Anda sedikit gelisah. Sehingga pahami pula layakkah Anda cemburu?

Anda tak perlu khawatir dengan kebiasaan pria yang satu ini. Jika Anda mempu bersabar, maka biarkan ia menarik dan menggoda Anda dengan cara demikian. Jika Anda tak sanggup menghadapinya, maka sebaiknya Anda tunjukkan perhatian dan rasa sayang yang lebih untuknya. Maka ia tak akan susah payah menarik perhatian Anda dengan godaan yang kadang membuat Anda gerah. Sejauh ini perilaku mereka normal, bukan sesuatu hal yang buruk untuk ditanggapi bukan?

Cara Terselubung Pria Untuk Meminta Maaf

Bagi kebanyakan pria, kata “maaf” bukanlah kata yang mudah diucapkan begitu saja. Sama halnya dengan pernyataan cinta yang lebih diungkapkan pria dengan tindakan dan bahasa tubuhnya, menngungkapkan maaf juga memiliki sebuah dimensi lain hingga membuat pria begitu sulit mengungkapkannya.

Kesungguhan pria kadang membuatnya untuk gengsi meminta maaf. Kadangkala penyesalan atas perbuatan tidak lantas membuat mereka mengucapkan kalimat bernada sama. Oleh karena itu tanpa sadar mereka melakukan hal yang sebenarnya merefleksikan ungkapan maafnya. Meskipun disisi lain mereka sadar juga untuk jangan ragu meminta maaf.

Perbuatan ini tampak nyata bagi mereka daripada harus mengucapkannya secara langsung. Sebagian mungkin memikirkan harga diri, sebagian lagi karena sebuah kata tak akan berarti apa-apa. Kerena itulah terkadang para pria akan membuat Anda bingung pada sejumlah hal yang mungkin tak sering dilakukannya atau baru akan dilakukannya jika merasa bersalah pada Anda. Karena teknik mengendalikan emosi sangat penting dalam rangka untuk menjaga agar Anda tidak serta merta merespon dengan kemarahan yang tak terkendali.

Ketika ia merusak benda kesayangan Anda, sebenarnya ia langsung ingin meminta maaf. Hanya saja bibirnya masih terkunci rapat untuk mengatakannya. Maka ia mencari cara agar benda itu kembali seperti semula di tangan Anda. Entah dengan cara memperbaikinya atau dengan membelikannya lagi yang baru. Ia akan segera dan rela melakukannya walaupun Anda telah terlebih dahulu memaafkannya dan tak berpikir panjang tentang masalah tersebut.

Para pria enggan membantu membereskan rumah dan melakukan hal yang berkaitan dengan tugas wanita seperti memasak dan mencuci. Ketika ia bersikap aneh membantu Anda menyelesaikan pekerjaan rumah tangga, ada indikasi ia mungkin telah berbuat salah pada Anda atau sejenak untuk menutupi rasa bersalahnya.

Ketika membuat Anda harus menitikkan airmata, mungkin ia tak bisa meminta maaf langsung karena panik dan kebingungan. Setelah semua itu reda, mungkin nanti atau keesokan harinya ia akan membawa bingkisan sesuatu yang manis yang dapat meluluhkan hati Anda sepeti coklat, permen, eskrim atau bunga.

Kadang-kadang ketika terlalu sulit untuk mengungkapkan sesuatu, maka ia akan “mengirim” sahabatnya untuk membantunya menyelesaikan masalah. Maka sahabat itu pun layaknya berperan sebagai perantara betapa ia merasakan penyesalan yang begitu dalam karena membuat Anda terluka.

Satu lagi yang biasa pria lakukan untuk menggantikan kata maaf ialah dengan bersikap lebih lembut dan penyayang kepada Anda. Mungkin Anda akan heran dibuatnya, namun itu adalah salah satu ungkapan terdalamnya yang tidak bisa ia ceritakan secara langsung.

Begitulah pria. Kebanyakan orang menilai kehidupan pria yang maskulin membuatnya begitu keras menjalani hidup hingga kadang merasa gengsi untuk menangis dan meminta maaf pada Anda. Namun hal ini tak akan menjadi masalah besar jika Anda bersabar dan memberinya pengertian. Atau jika Anda tak suka dengan sikapnya yang ini, bicarakan secara baik-baik dan temukan solusi yang tepat. Walaupun mengaku tak mau berubah, pria yang benar-benar mencintai Anda pasti tahu bagaimana membuat Anda nyaman sekalipun secara tak sadar ia mencoba berubah menuruti kemauan Anda. Ajaib bukan?

Evolusi Pria Setelah Menikah

Semakin banyak fakta bermunculan bahwa menikah memang memiliki sejumlah dampak positif bagi pria. Tak hanya dari segi kesehatan fisik saja, namun ternyata pernikahan juga mampu memperbaiki sisi perilaku pria yang mungkin kurang bagus dipelihara semasa lajangnya dulu.

Menikah berarti mau tak mau menjadikan pria sebagai pemimpin di dalam rumah tangganya. Konsekuensi tersebut akan menjerat pria untuk lebih bertanggung jawab pada diri sendiri terutama jika berkaitan dengan keluarganya, istri dan anaknya. Sosok pemimpin yang melekat uat pada sosok suami dan ayah ini akan menuntut pria menjadi berperilaku lebih baik.

Seorang psikolog di Michigan State University, Amerika Serikat melakukan penelitian yang menghasilkan sebuah fakta bahwa pria yang sudah menikah cenderung akan mengurangi kegiatan sosialnya. Bisa jadi sewaktu lajang kegiatan sosial hanya sebagai pemenhu rasa kesepian yang berimbas pada hobi. Namun setelah berkeluarga dan berkomitmen untuk mengurus rumah tangga, tak akan ada waktu luang untuk merasakan kesepian.

Pria yang masa lajangnya terindikasi memiliki kepribadian antisosial seperti kriminal, suka meminum alkohol, dan agresif, setelah melewati pernikahan akan berubah secara bertahap menjadi lebih baik. Hal ini terkait dengan peran istri dan keluarganya. Tentu saja sang istri mampu menghilangkan sedikit demi sedikit kelakuan buruk suaminya. Ditambah nanti kehadiran buah hati akan menyadarkan pria betapa pentingnya figur ayah yang bak untuk generasi yang baik.

Banyaknya waktu yang dihabiskan di rumah ketika menikah mampu mengurangi efek negatif di luar utamanya ketika berkumpul dengan teman-teman pria nya yang sealiran perilaku buruknya. Intinya menikah membuat pria menjadi lebih baik. Walaupun perubahan tak akan bisa terjadi secepat kilat, Anda harus bersabar dan tekun mengamati bagaimana perubahan positif itu akan terjadi.

Begitu banyak kebaikan dan sisi positif pernikahan. Maka jika Anda seorang pria yang jenuh dengan perilaku buruk Anda sendiri, segera temukan wanita yang tepat dan menikahlah!

(Psikologizone)

Pria Sangat Tergantung Wanita Dalam Berpenampilan

Pria adalah makhluk yang selalu ingin bebas dalam hal merencanakan dan melakukan kehidupannya. Kabanyakan pria enggan dengan aturan hidup yang rumit dan bertele-tele. Itulah sebabnya mereka selalu marah dan jengkel jika pasangan terlalu ketat mengatur tanpa memberikan mereka ruang untuk bernafas.

Namun sebaliknya, ada sisi lain pada diri maskulin mereka yang membutuhkan sentuhan lembut seorang wanita, misalnya dalam hal berbusana atau meminta pendapat dan nasehat dalam menyikapi suatu masalah tertentu. Itu adalah sekian cara pria “menarik” wanita yang dicintainya untuk turut andil dalam kehidupannya.

Penelitian membuktikan sebanyak 60% pria kantoran akan meminta pendapat pasangannya atau memilih baju yang tepat untuk bekerja. Satu dari lima pria mengungkapkan bahwa ia telah menyiapkan sendiri pakaian yang tepat, namun ia tetap selalu meminta pendapat pasangannya sebelum berangkat bekerja.

Sebagian pria sangat menikmati saat-saat pasangan memilihkan baju yang tepat, dan sebagian lagi sangat mengandalkan selera pasangannya karena hal tersebut mampu meningkatkan kepercayaan diri. Wanita bisa menjadi perwakilan bagi mereka dalam memilihkan sesuatu yang tepat. Mereka selalu menghargai bagaimana cara pasangan mendandani busana mereka.

Hal-hal yang biasa mereka mintakan pendapat adalah pemilihan kaus kaki, kemeja dan pakaian dalam. Busana yang tepat akan meningkatkan kepercayaan diri dan berdampak pada kinerja sekaligus citra yang baik di depan rekan kerja dan klien yang bersangkutan. Karena itulah pemilihan warna atau jenis bahan serta kelngkapan busana yang tepat sangat penting dalam membangun karir dalam bekerja utamanya menunjukkan kharisma. Jika Anda amati sebagian pria akan mengajak pasangannya ke toko pakaian untuk memilihkan baju yang tepat. Mereka pun bersedia menunggu lama karena pilihan wanita selalu penuh pemikiran dan pertimbangan.

Selain pakaian dan nasehat, para pria juga senang bagaimana pasangannya mencoba mendandani fisik mereka seperti memakaikan dasi sebanyak 58 %, merapikan kerah baju 43 %, mengancingkan baju sebanyak 36 %, dan 29 % menikmati kesemuanya dilakukan oleh istrinya. Untuk pria yang belum menikah, mereka mengandalkan pendapat anggota keluarga terutama ibu. Itulah sisi lain dari seorang pria. Tampaknya kepercayaan terhadap pasangan membuat mereka nyaman untuk diatur dalam hal berbusana bahkan kadang sangat tergantung dalam hal tersebut. Itulah sebabnya pakaian seorang pria yang tak rapi maka akan disangkutpautkan dengan keberadaan istrinya. Maka tak heran dengan pepatah di belakang pria hebat, pasti ada sesosok wanita yang hebat pula.

Menikah Memperpanjang Umur Pria

Stigma yang banyak berkembang saat ini mengenai pernikahan sangat beragam. Mulai sesuatu yang menyenangkan, membahagiakan, namun tak jarang pula ada yang menganggap sebagai hilangnya kebebasan, tanggung jawab dan lain sebagainya. 

Sebenarnya hal ini adalah sekedar paradigma pemikiran dari berbagai kelompok individu yang sulit untuk dibuktikan. Namun dari beberapa tulisan yang kami temukan khususnya bagi pria yang sudah menikah ternyata memiliki kecenderungan panjang umur dibandingkan pria lain yang masih single. Jika mencari alasan dengan logika, hal itu mudah dipahami. Bagaimana tidak? Kebanyakan pria yang acuh dengan kehidupan terutama kesehatan, memiliki seseorang yang selalu memperhatikan dan merawat dirinya, sekalipun dengan cara yang kadang membuat marah atau kesal, misalnya seorang istri yang suka mengomel dan memaksa mereka meminum obat ketika sakit. Karena itu tidak berlebihan jika seharusnya para pria berterima kasih kepada istrinya. Karena tugas ibu yang menjaga dan merawat Anda sejak kecil telah diteruskan sang istri hingga sekarang.

Hal ini semakin kuat dengan adanya penelitian terbaru dari peneliti sosial Ruhr Graduate School in Economics, Jerman. Penelitian ini akan dipresentasikan dalam konferensi tahunan Royal Economic Society di University of Surrey, Guildford, Inggris, dengan hasil bahwa pasangan yang telah menikah biasanya akan memiliki kebiasaan olahraga bersama secara rutin dan teratur sehingga akan membuat mereka panjang umur.

Bagi pria beristri, perhatian pasangan akan membuatnya 6% lebih sering memeriksakan diri ke dokter daripada pria single. Alasannya tak ada yang mengingatkan pria single untuk ke dokter sekalipun mereka telah memiliki pasangan. Perempuan memiliki kesadaran dan perhatian lebih tinggi dibandingkan dengan pria. Hal ini tidak semata dengan urusan kunjungan ke dokter saja, wanita memang lebih perhatian untuk menjaga dan merawat.

Karena temuan hasil penelitian ini, pakar kesehatan akhirnya menempatkan pria single sebagai target kampanye untuk memeriksakan diri ke dokter. Temuan ini juga menjelaskan multi manfaat yang dimiliki jika seseorang memiliki hubungan jangka panjang dengan pasangannya.

Seseorang yang sedang terlibat hubungan biasanya menginginkan agar pasangannya menjaga kesehatannya. Hal ini merupakan bentuk kepedulian. Menikah juga bukan mengenai hubungan fisik dan dampaknya yang baik terhadap kesahatan. Dengan menikah dan menemukan pasangan hidup, Anda juga akan memperoleh teman berbagi saat senang maupun susah. Anda akan punya partner tetap yang selalu menerima Anda apa adanya. Karena itu menikah juga baik dampaknya bagi kesehatan mental.

(Landscapist)

Tips Menjadi Ayah Yang Hebat

HORMATILAH IBU ANAK-ANAK ANDA.
Salah satu hal terbaik yang dapat dilakukan Ayah bagi anak-anaknya adalah menghormati Ibu mereka. Kalau Anda menikah, jagalah pernikahan Anda agar tetap kuat dan penuh vitalitas.
Artikel Terkait

LEWATKANLAH WAKTU BERSAMA ANAK-ANAK ANDA.
Bagaimana seorang Ayah melewatkan waktunya mengatakan apa yang penting baginya. Kalau Anda tampaknya selalu terlalu sibuk untuk anak-anak Anda, mereka akan merasa ditelantarkan, apapun yang Anda katakan.

UPAYAKANLAH HAK UNTUK DIDENGARKAN.
Terlalu sering satu-satunya saat sang Ayah bicara kepada anak-anaknya adalah ketika mereka melakukan suatu kesalahan. Mulailah bicara kepada anak-anak ketika mereka masih kecil, sehingga topik-topik sulit akan lebih mudah ditangani ketika mereka semakin besar. Luangkanlah waktu dan dengarkanlah ide-ide serta persoalan-persoalan mereka.

DISIPLINKANLAH DENGAN KASIH.
Semua anak butuh bimbingan dan pendisiplinan, bukan sebagai hukuman, melainkan untuk menetapkan batasan-batasan yang masuk akal. Ingatkanlah anak-anak Anda akan ganjaran perbuatan mereka dan berikanlah imbalan yang berarti atas perilaku yang diinginkan.

MODEL PERAN.
Para Ayah adalah model peran bagi anak-anaknya, entah mereka menyadarinya atau tidak. Seorang anak perempuan yang melewatkan waktu dengan Ayahnya yang penuh kasih tumbuh dengan pengetahuan bahwa ia pantas diperlakukan dengan hormat oleh anak-anak lelaki, dan apa yang harus dicarinya dalam diri seorang suami. Para Ayah dapat mengajari putera-puteranya apa yang penting dalam kehidupan ini dengan mendemonstrasikan kejujuran, kerendahan hati, dan tanggung jawab.

JADILAH GURU.
Terlalu banyak Ayah yang menganggap bahwa mengajar adalah urusan orang lain. Namun seorang Ayah yang mengajari anak-anaknya tentang yang benar dan yang salah serta mendorong mereka untuk melakukan yang terbaik akan melihat anak-anaknya mengambil pilihan yang baik.

MAKANLAH BERSAMA-SAMA KELUARGA.
Makan bersama-sama (sarapan, makan siang, atau makan malam) bisa menjadi bagian penting dari kehidupan keluarga yang sehat. Selain memberikan struktur pada hari yang sibuk, ini juga memberi anak-anak peluang untuk membicarakan apa yang sedang mereka kerjakan dan apa yang ingin mereka kerjakan.

BACAKANLAH CERITA BAGI ANAK-ANAK ANDA.
Mulailah membacakan cerita bagi anak-anak semenjak mereka masih kecil. Setelah mereka lebih besar, doronglah mereka untuk membaca sendiri. Menanamkan kecintaan untuk membaca adalah salah satu cara terbaik untuk memastikan anak-anak Anda mengalami pertumbuhan pribadi maupun karir seumur hidup.

PERLIHATKANLAH KASIH SAYANG ANDA.
Anak-anak butuh ketenteraman yang berasal dari mengetahui bahwa mereka diinginkan, mereka diterima, dan dikasihi oleh keluarga. Orangtua, terutama para Ayah, perlu membiasakan diri merangkul anak-anaknya. Memperlihatkan kasih sayang setiap harinya adalah cara terbaik untuk memberitahu mereka bahwa Anda sayang kepada mereka.

SADARLAH BAHWA TUGAS SEBAGAI AYAH TIDAK PERNAH SELESAI.
Bahkan setelah anak-anak besar dan siap meninggalkan rumahpun, mereka akan tetap mencari hikmat serta nasihat dari Ayahnya. Entah soal meneruskan pendidikan, pekerjaan baru, atau pernikahan, para Ayah terus memainkan peran penting dalam kehidupan anak-anak mereka sementara mereka bertumbuh dan, mungkin, menikah dan membangun keluarga sendiri.

Sumber: Wiempy

Kepada Pria Sejati

Sedih saya melihat generasi sekarang ini. Free sex di mana-mana. Pacaran seenaknya pegang dan cium di sembarang tempat. Saya pengen banget membangun generasi yang pacaran dengan sehat, yang tahu batas-batasnya.

Kalau anda lagi berpacaran, mohon dibaca saran-saran saya. Mohon maaf sebelumnya kalau kata-kata saya tidak berkenan. Saya bukan orang suci, saya hanya tidak mau generasi kita semakin rusak.

Kalau anda sudah berpacaran kelewat batas (kalau belum pernah ngapa-ngapain pun boleh) mohon kerelaan hatinya untuk menjadikan beberapa saran ini sebagai acuan hidup anda yang baru :
Berpacaranlah dengan baik dan benar. Sayangi dan hormati pacarmu. Sebelum anda menikahinya, jangan pernah bersetubuh dengannya. Buktikan bahwa anda adalah pria baik dan benar dan sejati.
Ada beberapa pertanyaan ini yang mungkin bisa membuat anda rhema :
- Kalau pacar anda disentuh-sentuh dengan tidak senonoh oleh orang lain, apakah anda akan marah?
- Kalau pacar anda disakiti orang lain, apakah anda akan membalas orang itu?
- Kalau pacar anda diperkosa atau ditiduri oleh orang lain, apakah anda akan marah?
Pasti anda akan menjawab MARAH BESAR! Dan anda pastinya tidak akan membiarkan orang lain menyentuh pacar anda atau menyakitinya. Tetapi, bagaimana kalau anda yang SEHARUSNYA MENJAGA DIRINYA malah menyentuh-nyentuh sembarangan, menyakitinya, bahkan menidurinya sebelum anda menikahi dia dengan sah? Apakah itu adil buat dirinya? Itu pasti sangat tidak adil. Mereka butuh anda untuk menyayangi, mengasihi, menjaga, dan melindungi dirinya yang lemah.

Ayolah, anda yang sejati, jangan memakai alasan bahwa kita sebagai pria akan BERTANGGUNG JAWAB kalau dia sampai hamil. Memperlakukan dia dengan tidak baik, tidak senonoh, atau bahkan menidurinya, itu saja sudah menunjukkan bahwa TIDAK BERTANGGUNG JAWAB. Jadi, kalau dia sampai hamil, apakah yang mau dipertanggung jawabkan lagi?

Ayolah, anda yang sejati, bedakan antara KASIH DAN ASMARA. Kasih itu menerima dia apa adanya. Asmara itu memanfaatkan dia apa adanya. Pasangan anda bukan benda untuk dimanfaatkan. Dia adalah bagian dari hati anda. Kalau anda menidurinya, menjadikan dia mahluk Tuhan yang 'kotor' dan bernoda. Menikahinya kelak sama dengan menyatukan 'kekotoran' hidupnya yang ternoda karena anda, dan kelak juga melahirkan anak-anak yang 'kotor'.

Ayolah, anda yang sejati, jangan tinggalkan SIDIK JARI anda di tubuhnya sebelum menikah. Hindari eksklusifitas, yang kemana-mana selalu berdua. Ingat, iblis ada di mana-mana dan hendak menjatuhkan kalian.

Ayolah, anda yang sejati, kita jagai mahluk Tuhan yang lemah lembut ini. Menidurinya sama dengan memaksakan keperkasaan kita sebagai pria kepada mahluk Tuhan yang lemah lembut ini, dan itu sama dengan PECUNDANG (yang artinya cuma berani menunjukkan kekuatan dan kekuasaan sama yang lemah).

KITA HARUS INGAT... bahwa apapun yang KITA PERBUAT SEKARANG, akan DIIKUTI OLEH ANAK-ANAK KITA sekalipun mereka tidak mencontohnya dari hidup anda.

Saya hanya mau share ini... supaya manusia Indonesia lebih baik lagi. Sekali lagi, saya bukan sok suci, karena saya juga manusia biasa. Saya cuma ga mau kita semua menurunkan DOSA KENAJISAN YANG TERUS MENERUS akan berlanjut kepada anak cucu cicit kita. Mohon dimaafkan bila ada kata yang menyinggung anda, tapi itu membuat saya senang karena berarti anda tersindir dan mau berubah. Amin...
 →

VISIT NOW

111

Visitor

Flag Counter
 

Copyright © 2009 by Cerita Langit